63 ASN Jawa Tengah Langgar Netralitas Pilkada
-
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
-
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
63 ASN Jawa Tengah Langgar Netralitas Pilkada
Warga Sumatera Utara akan Didenda Rp100.000, Jika tak Pakai Masker
Warga Sumatera Utara akan Didenda Rp100.000, Jika tak Pakai Masker
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menyiapkan langkah tegas untuk memaksa masyarakat mengenakan masker di tengah pandemi Covid-19. Warga yang membandel terancam denda Rp100.000.
"(Denda) Rp100.000 apabila dia sudah tiga kali melanggar. Si pulan melanggar pertama diberikan teguran lisan. Masih menolak, besok masih dia lakukan, lakukan teguran tertulis dengan kegiatan-kegiatan sosial lainnya, ada push up kah, pembersihan daerah kah, atau yang lain. Yang ketiga denda finansial," kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jalan Sudirman, Medan, Jumat (14/8).
Denda akan dimasukkan ke dalam rekening di Bank Sumut dan dikelola secara transparan. Seluruh masyarakat berhak mengetahui penggunaannya. Namun Edy belum bisa memastikan alokasi denda itu nantinya. Menurut dia, hal itu akan dibicarakan kemudian, karena yang lebih penting adalah mencegah penyebaran Covid-19.
"Nanti kita bicarakan, apakah dikembalikan untuk membeli masker atau bantuan-bantuan, kembali kepada kegiatan-kegiatan kesehatan," ujarnya.
Jika ada warga menolak membayar denda, mantan Pangkostrad ini memastikan akan ada tindakan lainnya. "Akan dilakukan tindakan-tindakan lain, ada tipiring, nanti akan disusun oleh pihak yang berwajib," tegasnya.
Sebelumnya, Edy seusai menyaksikan penandatanganan MoU antara Pemerintah Kota Medan, Binjai, dan Kabupaten Deli Serdang (Mebidang) untuk percepatan penanganan Covid-19. Kesepakatan itu merupakan salah satu implementasi dari Inpres Nomor 6 Tahun 2020 yang ditindaklanjuti dengan Pergub dan Perwal, Perbup. Tujuannya untuk mendisiplinkan masyarakat.
Isi kesepahaman itu di antaranya pembagian 5 juta masker dan sosialisasi penggunaannya kepada masyarakat.
"Yang kedua mengatur jarak pada rakyat-rakyat kita. Memperbanyak fasilitas cuci tangan dengan deterjen. Yang keempat adalah kepastian reward and punishment terhadap masyarakat yang melanggar apa-apa yang sudah diedukasi, disosialisasikan. Yang pertama adalah teguran, yang kedua adalah teguran tertulis, tadi teguran lisan, (yang kedua) teguran tertulis. Yang ketiga adalah denda berupa finansial," beber Edy.
Sanksi terhadap pelanggaran mulai berlaku pada hari ini dan akan diterapkan di seluruh Sumut. Namun kebijakan itu diawali Kota Medan, Binjai dan Kabupaten Deli Serdang.
"(Berlaku) kepada seluruh 33 kabupaten dan kota, tetapi ini sebagai pembukaan MoU yang dilakukan oleh Mebidang. Kenapa? Zona merah terbesar di Medan, Deli Serdang, dan Binjai," sebut Edy.
Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 4,5-5,5 Persen
Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 4,5-5,5 Persen
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo memaparkan asumsi indikator ekonomi makro 2021. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan mencapai 4,5 hingga 5,5 persen.
"Tingkat pertumbuhan ekonomi ini diharapkan didukung oleh peningkatan konsumsi domestik dan investasi sebagai motor penggerak utama," ujarnya, Jumat (14/8).
Kemudian, asumsi inflasi ditargetkan akan tetap terjaga pada tingkat 3 persen, untuk mendukung daya beli masyarakat. Lalu, rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp14.600 per USD.
Selain itu, suku bunga SBN 10 tahun yang diperkirakan sekitar 7,29 persen. Harga minyak mentah Indonesia (ICP) diperkirakan akan berkisar pada USD 45 per barel.
"Lifting minyak dan gas bumi diperkirakan masing-masing mencapai 705.000 barel dan 1.007.000 barel setara minyak per hari," tandasnya.
Jokowi Diminta Optimis Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Ekonom Center of Reforms on Economic (CORE), Piter Abdullah menyatakan, bahwa dalam penyampaiannya pemerintah perlu optimis dalam menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional 2021. Pertumbuhan ekonomi sebesar 6-7 persen di tahun depan dinilai tak sulit diraih, asalkan pandemi bisa segera diselesaikan pada tahun ini.
"Kalau kita lihat dari berita atas asumsi yang ada, untuk asumsi dasar ekonomi makro disepakati pertumbuhan ekonomi 4,5 – 5,5 persen pada 2021 relatif kecil. Padahal potensi untuk tumbuh berkisar 6-7 persen bisa dicapai asalkan pandemi bisa cepat diselesaikan tahun ini," kata Pieter kepada Merdeka.com, Jumat (14/8).
Terlebih, sambung Pieter, pada kuartal II 2020 kontraksi ekonomi sebesar -5,32 persen secara year on year (yoy) dianggap relatif tidak terlalu dalam. Sehingga beban kerja yang dipikul pemerintah tidak terlalu berat agar ekonomi nasional dapat tumbuh lebih tinggi dari apa yang diasumsikan saat ini.
Untuk itu, Pieter mengimbau pemerintah sebaiknya harus lebih all out dalam meningkatkan serapan program PEN yang sejauh ini masih di bawah target. Program dengan pagu anggaran sebesar Rp695,2 triliun diyakini mampu untuk mempercepat proses pemulihan ekonomi andaikata dapat segera terserap sepenuhnya di era kebiasaan baru ini.
Kendati demikian, dia juga meminta pemerintah untuk memastikan kondisi APBN 2020 tetap dalam keadaan sehat. Semisal menjaga defisit agar tidak semakin melebar. Sebab lebarnya defisit menandakan kondisi APBN dalam keadaan tidak sehat.
"Balik lagi, pertumbuhan ekonomi 6 sampai 7 persen sebenarnya mampu kok. Yaitu asal di support oleh pandemi yang harus usai tahun ini dan APBN yang kuat. Jadi harus optimis ya," tutupnya.
Ini Alasan Uji Klinis Vaksin Corona Dilakukan di Indonesia
Ini Alasan Uji Klinis Vaksin Corona Dilakukan di Indonesia
Merdeka.com - Pemerintah tengah melakukan uji klinis tahap ketiga vaksin covid-19 dari perusahaan asal China, Sinovac. Pada Selasa (11/8) PT Bio Farma telah menyuntikan vaksin ke 1.620 relawan sebagai uji klinis tahap ketiga.
Manajer Senior Integrasi Riset dan Pengembangan PT Bio Farma sekaligus Peneliti Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) Neni Nurainy mengatakan, pembuatan vaksin di tengah kondisi pandemi harus berpacu dengan waktu. Oleh karena itu, Indonesia melakukan kolaborasi dengan Sinovac dan Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) dalam uji coba klinis vaksin.
"Sebagai strategi jangka pendek dan menengah serta belum tersedianya juga vaksin merah putih, kami melakukan kerjasama dengan CEPI dan Sinovac supaya dapat segera memenuhi kebutuhan vaksin di masyarakat," kata Neni di sesi Diskusi Daring yang diselenggarakan Katadata pada Jumat (14/8).
Dia menjelaskan alasan uji klinis dilakukan di Indonesia bukan di China. Menurutnya, ada empat poin utama yang menjadi rujukan perusahaan untuk mengambil kebijakan yang menuai polemik ini.
Pertama, uji klinis fase tiga sebaiknya dilakukan di lokasi dengan kasus positif Covid-19 masih tinggi. Seperti diketahui penularan virus mematikan asal Wuhan di Indonesia terus meningkat. Sebaliknya di China angka penularan Covid-19 telah berhasil ditekan.
"Uji fase tiga memang sebaiknya dipilih dengan kasus covid-19 masih tinggi, sehingga dilakukan bukan di China. Ini untuk mendapat gambaran dengan berbagai ragam populasi dan data yang lebih kompleks," imbuhnya.
Kedua, harus dilakukan di berbagai multietnik ialah untuk mendapatkan gambaran keamanan, respon imun dan efikasi dengan beragam populasi. Sehingga manfaat vaksin yang dihasilkan dapat bermanfaat luas bagi masyarakat global.
Ketiga, jumlah partisipan harus banyak, sehingga memberikan data yang lengkap untuk menjawab kemungkinan terjadinya rade arvese event. Seperti di Indonesia ada 1.620 orang relawan yang dilibatkan dalam uji klinis tahap tiga vaksin Sinovac pada 11 Agustus 2020 lalu.
Terakhir, Multicenter di mana uji klinis untuk Sinovac berlangsung di lima negara, yakni Indonesia, Bangladesh, Turki, Chile, dan Brazil. "Jadi, uji coba ini tidak hanya di Indonesia saja," jelasnya.
Jabar Akan Rilis Prangko Hasil Desain Gubernur Dalam Rangka HUT RI dan Provinsi Bersamaan
Merdeka.com - Jabar Akan Rilis Prangko Hasil Desain Gubernur Dalam Rangka HUT RI dan Provinsi Bersamaan











